Kabarminang — SMAN 2 Gunung Talang, Kabupaten Solok, buka suara setelah seorang siswinya tewas karena gantung diri.
Kepala SMAN 2 Gunung Talang, Syarifuddin, mengatakan bahwa siswi berinisial DAN (17 tahun) tersebut merupakan siswi kelas XII. Ia menyebut bahwa siswi itu merupakan murid pindahan dari Dharmasraya.
“Dia bersekolah di SMAN 2 Gunung Talang mulai kelas XII. Juli yang lalu dia mulai bersekolah di sini. Sebelumnya, dia bersekolah di Dharmasraya,” ujar Syarifuddin kepada Kabarminang.com pada Kamis (9/4/2026).
Syarifuddin mengatakan bahwa DAN belum selesai ujian akhir sekolah yang dimulai dari 1 sampai 9 April (Jumat dan Minggu tidak ujian karena tanggal merah.
Menurut guru dan wali kelas DAN, kata Syarifuddin, pada Selasa (7/4/2026) siang siswi tersebut tidak menunjukkan gelagat aneh dan mencurigakan. Ia menyebut bahwa siang itu DAN terlihat ceria dan tertawa bersama teman-temannya. Karena itu, katanya, guru dan wali kelasnya terkejut mendengar kabar DAN mengakhiri hidup dengan cara gantung diri.
Hingga kini pihaknya tidak tahu masalah yang menyebabkan DAN bunuh diri.
“Guru dan wali kelasnya tidak mendengar dia ada masalah,” ucap Syarifuddin.
Syarifuddin mengatakan bahwa pihaknya akan menanyai teman-teman DAN tentang siswi tersebut mulai hari ini. Ia menyebut bahwa pihaknya baru bisa melakukan hal itu hari ini karena kemarin pihaknya pergi melayat ke rumah duka di Jorong Pasar Baru, Nagari IV Koto Pulau Punjung, Kecamatan Pulau Punjung, Dharmasraya.













