Kabarminang — Beredar video dugaan penyelewengan distribusi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di sekitar rumah makan Kelok Jariang, sebelum tugu batas Pesisir Selatan, Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Kota Padang. Lokasinya sekitar 5 kilometer dari Depot Pertamina Bungus Teluk Kabung. Dalam video itu, sebuah truk tangki BBM milik Pertamina diduga menyalurkan bahan bakar secara ilegal di pinggir jalan, sementara seorang pria memindahkan isi muatan BBM dari tangki ke jeriken.
MA (35 tahun), salah satu pria yang ada di dalam mobil itu mengatakan bahwa video tersebut merupakan video tahun 2023, bukan video kemarin sebagaimana yang diberitakan. MA menegaskan bahwa video itu tidak menggambarkan situasi yang terjadi saat ini.
Ia menceritakan bahwa peristiwa itu terjadi di Simpang Empat, Kelurahan Bungus Barat, Kecamatan Bungus Teluk Kabung. Selain dirinya, pria yang ada di dalam video tersebut ialah adiknya.
“Saat itu adik saya mengambil sisa karat minyak dari tangki yang telah pulang mengantarkan minyak dan kembali menuju Depot Pertamina,” ujar MA kepada Sumbarkita pada Sabtu (14/3/2026).
MA menjelaskan bahwa minyak yang dipindahkan tersebut merupakan sisa penghematan sopir selama perjalanan, kemudian dibeli oleh adiknya.
“Jadi, adik saya tidak mengambil minyak itu secara ilegal dari muatan utama yang seharusnya didistribusikan ke SPBU,” tuturnya.
MA juga menduga video lama itu sengaja digabungkan dengan rekaman lain yang memperlihatkan gudang minyak di Jalan Padang–Bengkulu, Teluk Kabung Tengah, oleh pihak yang tidak bertanggung jawab untuk menyudutkan keluarganya.
“Video yang dikirim ke admin media sosial itu tidak sesuai dengan fakta di lapangan. Itu video lama saya dan mungkin sengaja digabung oleh orang yang tidak menyenangi saya,” ujarnya.
MA menyatakan bahwa keluarganya keberatan akan narasi dalam video unggahan itu yang menyebut peristiwa terjadi pada Jumat, 13 Maret 2026.
“Dengan adanya video itu, saya dan keluarga merasa sangat malu dan dirugikan,” ucapnya.
View this post on Instagram















