Kabarminang — Sebuah ambulans masuk jurang di jalan nasional Sumbar—Riau Kilometer 201, Jorong Pasar Buyuh, Nagari Tanjung Pauh, Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Lima Puluh Kota, pada Senin (2/3/2026) pukul 9.30 WIB.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres 50 Kota, Iptu Zarwiko Irzal, mengatakan bahwa ambulans tersebut merupakan ambulans salah satu rumah sakit di Pekanbaru. Ia menginformasikan bahwa mobil ambulans itu ialah Daihatsu Gran Max bernomor polisi BA 8893 VA, dikendarai oleh Suardi (47 tahun), warga Jalan Suka Karya GG Sadara, Kelurahan Tuah Karya, Kecamatan Tampan, Kota Pekanbaru.
“Ambulans itu membawa jenazah untuk diantarkan ke Agam. Di dalam ambulans ada tiga penumpang yang mengantarkan janazah ke rumah duka,” ujar Zarwiko kepada Sumbarkita.
Perihal kecelakaan itu, Zarwiko menceritakan bahwa ambulans tersebut melaju dari arah Pekanbaru menuju arah Payakumbuh. Menjelang tiba di Kilometer 201, sopir ambulans mencoba untuk menghindari jalan bergelombang di bagian tengah jalan.
“Akibatnya, pengemudi hilang kendali dan masuk jurang sedalam sekitar 30 meter. Pengemudi dan dua penumpang ambulans tersebut mengalami luka ringan. Ketiganya dilarikan ke puskesmas terdekat,” tutur Zarwiko.
Zarwiko menginformasikan bahwa ketiga penumpang tersebut ialah Rosni (68 tahun), ibu rumah tangga, warga Jorong Sari Bulan, Nagari Tigo Balai, Kecamatan Matur, Agam; Eva Damayetti (57 tahun), ibu rumah tangga, warga Jalan Suka Karya GG Sadara, Kelurahan Tuah Karya; dan Riski Ardiansyah (9 tahun), pelajar, warga Jalan Tangkubai Simpang 3, Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru.
“Penumpang bernama Riski Ardiansyah tidak terluka,” ucapnya.
Sementara itu, kata Zarwiko, jenazah di ambulans yang kecelakaan dipindahkan ke ambulans asal Rimbo Data, Kecamatan Pangkalan Koto Baru. Kemudian, katanya, jenazah dibawa ke Agam.















