Kabarminang — Tiga speedboat yang bersandar di sungai Batang Arau, tepatnya tepatnya di samping dermaga Mentawai Fast, Kelurahan Berok Nipah, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, terbakar pada Sabtu (7/2/2026) menjelang siang.
Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang, Rinaldi, mengatakan bahwa pihaknya menerima laporan kebakaran itu pukul 10.42 WIB dari warga bernama Reni Suryani (47 tahun). Ia menyampaikan bahwa saksi melihat api dari arah speedboat, kemudian melaporkan kejadian itu ke Dinas Damkar Kota Padang.
Setelah mendapatkan laporan itu, kata Rinaldi, ia mengerahkan tiga mobil damkar dan dibantu oleh dua mobil damkar PT Pelindo Teluk Bayur pukul 10.43 WIB. Ia menyebut bahwa 50 petugas damkar diterjunkan untuk memadamkan kebakaran itu.
Rinaldi menginformasikan bahwa armada damkar tiba di lokasi pukul 10.50 WIB. Setelah berjibaku memadamkan api, katanya, petugas selesai memadamkan api pukul 11.15 WIB. Ia menyebut bahwa pemadaman dibantu oleh petugas BPBD Padang, TNI, dan Polri.
Ia memastikan tidak ada korban terluka atau korban jiwa akibat kebakaran itu. Ia menyebut bahwa kebakaran itu menghanguskan tiga speedboat. Dengan demikian, pihaknya memperkirakan kerugian materiel akibat kejadian itu sekitar Rp1,5 miliar.
Rinaldi mengatakan bahwa satu speedboat yang terbakar itu merupakan milik BPBD Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang, satu lagi milik Mayor Doni (40-an tahun), pensiunan TNI AL, dan satu lagi milik Heru Farta (44 tahun), dokter.
Meski demikian, pihaknya berhasil menyelamatkan tiga speedboat dan tiga kapal yang bersandar dekat speedboat yang terbakar.
Perihal penyebab kebakaran, Rinaldi mengatakan bahwa hal itu sedang diselidiki kepolisian.
















