Kabarminang — Seorang mahasiswa berusia 20 tahun, Rafee Akhtar Azmi, menabrak seorang pemulung lansia hingga mengalami luka parah di Jalan Soekarno–Hatta, Kelurahan Balai Nan Duo, Kecamatan Payakumbuh Barat, Kota Payakumbuh, Senin (7/7) dini hari sekitar pukul 02.30 WIB.
Rafee, yang mengemudikan mobil BMW bernomor polisi BA 312, diketahui melaju kencang di jalur kiri dari arah Pasar Payakumbuh menuju Koto Nan Ampek. Saat itu, seorang pemulung bernama Dasril A. (70) tengah memulung sampah di pinggir jalan.
“Saat korban berdiri di pinggir jalan, mobil BMW itu melaju cukup kencang, lalu tiba-tiba hilang kendali dan langsung menabrak korban,” ungkap Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Payakumbuh, AKP Yuliarman.
Benturan keras membuat Dasril mengalami luka serius. Kepala korban terbentur, dahi robek, tangan kiri patah, serta kedua kakinya patah. Ia langsung dilarikan ke RSUD dr. Adnaan WD Payakumbuh dan saat ini masih dirawat intensif di ruang ICU.
Mobil BMW yang dikemudikan Rafee mengalami kerusakan sedang pada bodi depan dan kanan, dengan estimasi kerugian mencapai Rp50 juta.
Dari hasil pemeriksaan awal, polisi memastikan bahwa Rafee tidak dalam pengaruh alkohol. Ia disebut baru pulang dari sebuah kafe bersama dua rekannya yang juga berada dalam mobil saat kejadian.
Rafee diketahui berdomisili di Jalan Tan Malaka, RT 002 RW 002, Kelurahan Napar, Kecamatan Payakumbuh Utara. Sementara korban, Dasril, adalah warga RT 001 RW 005, Kelurahan Nunang Daya Bangun, Kecamatan Payakumbuh Barat, yang sehari-hari bekerja sebagai pemulung.
AKP Yuliarman menyebut bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan tersebut serta kemungkinan kelalaian dalam berkendara.