Kabarminang — Sebanyak 56 ribu wisatawan lokal maupun mancanegara dari berbagai daerah mengunjungi objek wisata di Pariaman selama perhelatan akbar Piaman Barayo yang digelar 22–29 Maret 2026. Kunjungan wisatawan tersebut diperkirakan menghasilkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) mencapai Rp420 juta.
Wali Kota Pariaman, Yota Balad, mengatakan, peningkatan perputaran ekonomi selama kegiatan menjadi bukti bahwa Pariaman tetap menjadi destinasi unggulan di Sumatera Barat. Ia menambahkan, kehadiran para perantau dan wisatawan menjadi nyawa dari kesuksesan Piaman Barayo tahun ini.
“Kami sangat terharu melihat antusiasme pengunjung yang luar biasa. Terima kasih telah memilih Kota Pariaman sebagai tempat merayakan momen Idul Fitri bersama keluarga. Keramaian yang tertib ini adalah energi bagi kami untuk terus berbenah,” ujarnya.
Ia melanjutkan, kesuksesan acara ini tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk para sponsor yang berkontribusi sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat dinikmati masyarakat secara maksimal.
“Sisi hiburan menjadi magnet utama Piaman Barayo 2026. Pemerintah Kota juga memberikan penghargaan kepada penggiat seni musik yang berhasil menghadirkan pertunjukan memukau di panggung utama,” tuturnya.
Ia menegaskan, Pemko Pariaman akan mengevaluasi kegiatan ini dan menyiapkan konsep yang lebih inovatif untuk tahun mendatang.
Acara Piaman Barayo 2026 dimeriahkan oleh penampilan penyanyi Minang, Yona Irma, hingga Sanggar Lenggang Sapayuang, dengan pentas utama dipusatkan di Pantai Gandoriah.















