Kabarminang — Sebanyak 127 orang di SMAN 1 Sungai Rumbai, Dharmasraya, diduga keracunan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Korban terdiri dari guru, siswa, dan pegawai tata usaha, mengalami sakit perut, mual, diare, dan demam
Sekretaris Daerah Pemkab Dharmasraya, Jasman Rizal, mengatakan korban mengalami keluhan kesehatan sejak Selasa (3/2/2026) hingga Rabu (4/2/2026).
“Mereka mengonsumsi makanan itu kemarin, bukan tadi,” ucap Jasman kepada Sumbarkita.
Ia mengatakan kondisi hingga Rabu (4/2/2026) pukul 18.00 WIB, 118 sudah pulang dan rawat jalan, 1 korban dirawat di klinik, 3 orang di RSUD Sungai Rumbai, 2 orang di Puskesmas Koto Baru, dan 3 orang dalam tahapan observasi di Puskesmas Sei Rumbai.
Hingga kini pihaknya belum bisa memastikan penyebab semua korban mengalami keluhan kesehatan tersebut. Ia mengatakan terlalu dini untuk menyimpulkan bahwa korban keracunan makanan dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah itu karena hasil pemeriksaan sampel belum keluar.
“Sampel makanan MBG sudah dibawa untuk diperiksa di laboratorium. Kita tunggu saja hasil pemeriksaan tersebut. Nanti akan diumumkan hasilnya,” ujarnya.
Jasman menambahkan bahwa Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, telah memerintahkan Satgas MBG untuk menginvestigasi kasus tersebut. Ia menyebut bahwa setelah mendapatkan informasi tentang kasus itu, Annisa segera mengumpulkan pihak-pihak terkait untuk mengikuti rapat melalui aplikasi Zoom agar semua pihak segera menanggapi kasus tersebut.
“Bupati meminta hasil pemeriksaan sampel makanan tersebut keluar dalam waktu 1 x 24 jam untuk mengetahui penyebab keluhan kesehatan tersebut,” katanya.















