Dengan keluarnya hasil pemeriksaan BBPOM, Dinas Kesehatan Kota Pariaman akan melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk menentukan langkah berikutnya.
“Dengan sudah keluarnya hasil laboratorium ini, tentu akan kita koordinasikan dengan pihak terkait untuk langkah selanjutnya,” kata Rudy.
Rudy juga memastikan penanganan terhadap siswa yang mengalami gangguan kesehatan tetap dilakukan. Dinas Kesehatan berkoordinasi dengan fasilitas pelayanan kesehatan untuk memantau kondisi siswa yang masih membutuhkan pemeriksaan atau perawatan.
“Untuk penanganan siswa, kita tetap memastikan mereka mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai kondisi masing-masing,” ujarnya.
Hasil laboratorium BBPOM tersebut kini menjadi salah satu bahan evaluasi terhadap pelaksanaan MBG dari SPPG Pasir Pauh. Namun, temuan dua sampel yang tidak memenuhi syarat tersebut belum dengan sendirinya menetapkan bahwa kedua makanan tersebut merupakan penyebab keluhan kesehatan seluruh siswa.
“Jadi, dari enam sampel, nasi putih dan ayam tepung tidak memenuhi syarat. Sedangkan empat sampel lainnya memenuhi syarat berdasarkan parameter yang diperiksa,” kata Rudy.



















