Karena itu, Supriyadi berharap polisi menelusuri seluruh orang yang diketahui bersama Dika dalam rangkaian kejadian sebelum menghilang. Menurutnya, hal tersebut penting untuk mengetahui secara utuh perjalanan Dika hingga akhirnya ditemukan meninggal dunia.
Selain rekaman video tersebut, Supriyadi mengatakan keluarga memperoleh informasi dari keterangan teman Dika mengenai peristiwa sebelum anaknya dinyatakan hilang. Berdasarkan informasi yang diterimanya, Dika disebut dijemput saat berada di sebuah warnet dan dipaksa ikut pergi.
“Kami juga mendapat keterangan dari teman Dika bahwa sebelum menghilang, Dika sempat diberi minuman beralkohol jenis tuak,” tuturnya.
Sebelumnya, Kapolsek Kota Bukittinggi Mazwanda mengatakan Dika diduga terjatuh dari tebing ketika dikejar warga setelah diduga terlibat pencurian di sebuah toko vape di wilayah Bukittinggi.
“Dugaan itu belum dapat memastikan penyebab kematian maupun bagaimana korban bisa berada di kawasan tersebut. Kami masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi kejadian,” katanya, Kamis (8/10/2026).
Hingga berita ini diturunkan, tim Sumbarkita masih berupaya meminta keterangan lebih lanjut dari pihak kepolisian terkait perkembangan penyelidikan kasus tersebut.


















