Kabarminang – Presiden Prabowo Subianto melantik Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP) di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (1/10/2026).
Listyo Sigit menempati posisi tersebut menggantikan Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurrachman. Sebelumnya, Listyo Sigit menjabat sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri).
Prosesi pelantikan diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Setelah itu, Sekretariat Presiden membacakan keputusan presiden mengenai pengangkatan pejabat yang dilantik.
Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan pengucapan sumpah jabatan yang dipandu langsung oleh Presiden Prabowo Subianto. Listyo Sigit mengikuti sumpah yang dibacakan Presiden tersebut.
“Bahwa saya, akan setia kepada UUD Negara RI Tahun 1945, serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darmabakti saya kepada bangsa dan negara. Bahwa saya, dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan bekerja dengan sebaik-baiknya dengan penuh rasa tanggung jawab,” kata Prabowo memandu sumpah yang diikuti Listyo Sigit, sebagaimana tayangan YouTube Sekretariat Presiden.
Setelah pengucapan sumpah, prosesi pelantikan dilanjutkan sesuai rangkaian acara kenegaraan. Pelantikan Listyo Sigit menjadi KSP berlangsung bersamaan dengan pergantian pimpinan Polri.
Untuk posisi Kapolri, Presiden Prabowo melantik Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menggantikan Listyo Sigit. Dengan demikian, Suyudi kini memimpin Kepolisian Negara Republik Indonesia, sementara Listyo Sigit menjalankan tugas sebagai Kepala Staf Kepresidenan.
Pelantikan tersebut berlangsung di Istana Negara pada Kamis, 1 Oktober 2026, dalam rangkaian pengangkatan sejumlah pejabat negara oleh Presiden Prabowo.
Dengan pelantikan ini, Listyo Sigit resmi memasuki tugas barunya sebagai Kepala Staf Kepresidenan, setelah sebelumnya memimpin institusi Polri sebagai Kapolri.





















