Kabarminang – Sejumlah petani korban galodo atau banjir bandang 27 November 2025 di Jorong Ulu Sungai Indarung, Nagari Lolo, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, mengeluhkan tidak menerima bantuan. Keluhan kembali mencuat setelah adanya penyaluran bantuan bibit bawang merah di wilayah itu pada Minggu (18/10/2026).
Salah seorang penyintas galodo berinisial N (56) mengatakan, lahan pertanian yang biasa digunakannya untuk menanam bawang merah terdampak galodo. Namun, saat bantuan bibit bawang merah disalurkan, N mengaku tidak mendapat bagian.
“Hari ini ada bantuan bibit bawang merah yang disalurkan, namun pembagiannya tidak merata. Saya tidak dapat,” katanya kepada Sumbarkita, Minggu (18/10/2026).
Karena tidak mendapatkan bantuan tersebut, N kemudian mendatangi rumah kepala jorong yang bertugas membagikan bantuan untuk menanyakan jatah bibit bagi dirinya.
Menurut N, kepala jorong menyampaikan bahwa bantuan tersebut hanya diberikan kepada warga yang terdampak. Ketika N menjelaskan bahwa lahannya juga terdampak, ia mengaku mendapat jawaban bahwa bibit tersebut sudah habis.
“Saya tanyakan kenapa sudah habis, padahal sebelumnya sudah ada pendataan. Dia mengatakan nama saya tidak masuk dalam daftar penerima,” tuturnya.
Ia menyebut, kerabat atau orang dekat kepala jorong yang tidak terdampak galodo menerima bantuan.
Keluhan serupa disampaikan warga lainnya berinisial A (60). Ia terdampak galodo, tetapi namanya tidak tercantum sebagai penerima bantuan bibit bawang merah. Ia menyebut adan warga tidak terdampak galodo tetapi menerima bantuan tersebut.




















