Para atlet pelajar asal Padang Panjang tersebut berasal dari SMPN 6 Padang Panjang, MTsN Padang Panjang, SDIT Ma’arif, SDN 7 Padang Panjang Barat, SDN 6 Teladan dan MIS Rahmah El Yunusiyah. Sementara dua atlet junior lainnya berasal dari SMPN 1 Banuhampu dan MTsN 4 Pasaman Barat.
Bambang mengatakan raihan sembilan medali tersebut menjadi hasil positif dari proses pembinaan, namun masih terdapat sejumlah catatan yang perlu diperbaiki untuk menghadapi kompetisi berikutnya.
Yusufa Sultani Akbar dan Muhammad Alfathur Rayyansyah harus puas berada di peringkat kelima pada kelas Hosinsul Authorized Cadet Putra. Sementara Rafifatu Rifda dan Mhd. Arkan Dhafin Risky terhenti di babak semifinal.
“Ini menjadi evaluasi bagi kami untuk terus meningkatkan pembinaan,” ujar Bambang.
Menurut Bambang, pengalaman bertanding di tingkat nasional menjadi bagian penting dalam proses membentuk mental dan kemampuan atlet. Terlebih, sebagian besar atlet yang memperkuat Sumbar masih berstatus pelajar sehingga pembinaan jangka panjang menjadi bagian penting untuk menjaga kesinambungan prestasi.
Di balik perjuangan para atlet, keberangkatan kontingen Hapkido Sumbar juga mendapat dukungan dari Pemerintah Kota Padang Panjang. Pemerintah Kota Padang Panjang memfasilitasi satu unit bus operasional untuk keberangkatan kontingen menuju Bandar Lampung.
“Kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Kota Padang Panjang yang telah memfasilitasi satu unit bus operasional untuk keberangkatan kontingen menuju Bandar Lampung. Dukungan ini sangat membantu kelancaran perjalanan dan menjadi motivasi tambahan bagi atlet untuk berprestasi,” kata Bambang.
Kejuaraan yang mempertemukan sekitar 600 atlet dari 18 provinsi dan 26 kabupaten/kota tersebut akhirnya menjadi panggung bagi para atlet Hapkido Sumbar untuk menguji hasil latihan mereka selama ini.
Sembilan medali yang dibawa pulang—dua emas, satu perak dan enam perunggu—menjadi catatan prestasi kontingen Sumatera Barat. Di balik raihan tersebut, terdapat perjuangan atlet yang sebagian besar masih duduk di bangku sekolah, menjalani latihan, berkompetisi dan membawa nama Sumbar ke arena nasional.






















