Kabarminang – Puluhan warga Kelurahan Gunung Sarik, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, menyegel kantor lurah pada Selasa (13/10/2026) sekitar pukul 21.30 WIB. Aksi tersebut dilakukan untuk menuntut kepastian pencairan dana bantuan banjir tahap kedua yang hingga kini belum mereka terima.
Ketua Dubalang Kota Kecamatan Kuranji, Arif Pribadi, mengatakan aksi berlangsung di depan Kantor Lurah Gunung Sarik. Warga meminta pihak kelurahan bersama Camat Kuranji segera mencari solusi dan memberikan kejelasan mengenai pencairan bantuan bagi masyarakat terdampak banjir di kawasan Sungai Sapih.
“Warga mengaku kecewa karena bantuan yang mereka nantikan belum juga dicairkan sesuai harapan. Mereka mendesak pemerintah kecamatan dan kelurahan memberikan penjelasan mengenai proses pencairan dana tersebut,” tuturnya kepada Sumbarkita, Rabu (14/10/2026).
Menurut warga, persoalan pencairan bantuan itu perlu segera dituntaskan agar masyarakat terdampak banjir mendapatkan kepastian mengenai bantuan yang mereka nantikan.
Sementara itu, Lurah Gunung Sarik menyatakan akan mencari solusi bersama pihak kepolisian dan Bhabinkamtibmas Gunung Sarik agar warga dapat kembali ke rumah masing-masing.
Warga berharap Camat Kuranji dan Lurah Gunung Sarik segera menanggapi tuntutan mereka serta menjelaskan kendala yang menyebabkan pencairan dana bantuan banjir tahap kedua belum terealisasi.
Warga berharap persoalan ini segera diselesaikan sehingga masyarakat terdampak banjir memperoleh kepastian mengenai bantuan yang mereka nantikan.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kecamatan maupun kelurahan mengenai penyebab keterlambatan pencairan dana bantuan tersebut.

















