Aza mengatakan, saat barang-barang tersebut ditemukan, dirinya belum mendatangi lokasi karena pencarian dilakukan di beberapa titik berbeda.
“Saya bersama tim gabungan melakukan pencarian di kawasan ditemukannya jenazah Dafi, sedangkan yang di kawasan belakang kantor Bupati itu adik saya bersama tim gabungan,” tuturnya.
Dengan ditemukannya Agusral, operasi pencarian terhadap korban yang terseret arus galodo di kawasan Arosuka dinyatakan berakhir. Jenazah korban selanjutnya dievakuasi ke RSUD Arosuka.
Galodo yang menerjang kawasan kompleks perkantoran Pemerintah Kabupaten Solok di Arosuka pada Senin malam menyebabkan kerusakan pada sejumlah fasilitas pemerintahan. Sedikitnya 12 kantor organisasi perangkat daerah (OPD) dilaporkan terdampak terjangan air dan material batu.
Kantor Dinas Pekerjaan Umum menjadi salah satu bangunan yang mengalami kerusakan cukup parah. Material batu berukuran besar masuk ke dalam bangunan dan merusak sejumlah fasilitas.
Selain kompleks perkantoran pemerintah, Perumahan Nuansa Griya Arosuka juga menjadi salah satu kawasan yang terdampak cukup parah.
Dalam kejadian tersebut, dua warga dilaporkan terseret arus. Seorang korban berusia 21 tahun ditemukan meninggal dunia pada Selasa (22/9/2026). Sementara Agusral ditemukan meninggal dunia pada Jumat setelah sebelumnya menjalani pencarian selama beberapa hari.
Sementara itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Solok mencatat sebanyak 411 warga terdampak galodo berdasarkan pendataan hingga Rabu (23/9/2026) malam.



















