Kabarminang – Seorang gadis berusia 14 tahun asal Kampung Kalawi, Kelurahan Lubuk Lintah, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, menghabiskan sebagian waktunya setiap hari dengan berjualan tisu di depan Masjid Syekh Ahmad Al-Minangkabawi.
Di tengah aktivitas tersebut, tersimpan keinginan besar yang hingga kini belum terwujud. Gadis inisial K itu ingin kembali melanjutkan pendidikan.
K telah menyelesaikan pendidikan sekolah dasar (SD), tetapi tidak melanjutkan sekolah karena keterbatasan biaya. Ia mengaku hingga kini belum lancar membaca.
“Saya ingin sekali sekolah lagi. Saya ingin belajar seperti anak-anak yang lain. Saya juga ingin bisa membaca dengan lancar. Kalau ada kesempatan untuk sekolah, saya mau,” kata K pada Sumbarkita, Selasa (11/8/2026).
Untuk membantu perekonomian keluarga, K mulai berjualan sekitar pukul 09.00 WIB. Ayahnya yang bekerja sebagai sopir angkot mengantarkan K ke lokasi berjualan.
Setelah zuhur, K dijemput untuk pulang dan beristirahat. Namun, sekitar pukul 17.00 WIB, ia kembali diantar ke lokasi yang sama dan berjualan hingga sekitar pukul 21.00 WIB.
Ayahnya kemudian datang menjemput K untuk pulang ke rumah.
Sebelumnya, K berjualan bersama ibunya. Namun, setelah sang ibu baru saja melahirkan, K kini berjualan seorang diri untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarga.















