Kabarminang – Siswa SMP Angkasa Lanud Sutan Sjahrir, Jalan Prof. Dr. Hamka Nomor 1, Kelurahan Parupuk Tabing, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, mengikuti pembelajaran secara daring dari rumah masing-masing, Kamis (13/8/2026). Pembelajaran daring tersebut dilakukan setelah empat ruangan di sekolah terbakar pada Rabu (12/8/2026).
Kepala SMP Angkasa Lanud Sutan Sjahrir, Kapten Lek Harri Hargadi Eka Putra, mengatakan pembelajaran daring mulai diterapkan pada Kamis sesuai jadwal pelajaran yang telah ditetapkan.
“Pembelajaran secara daring itu mulai dilakukan hari ini, untuk sampai kapan waktunya belum kita tentukan, tunggu keputusan rapat dengan yayasan terlebih dahulu yang direncanakan dilakukan besok,” tuturnya saat ditemui di ruang kepala sekolah.
Harri menjelaskan, dari empat ruangan yang terbakar, satu di antaranya merupakan ruang kelas VIII yang digunakan oleh 20 siswa.
Dua ruangan lainnya merupakan ruangan kosong. Sementara satu ruangan digunakan sebagai gudang untuk menyimpan peralatan pramuka, meja, dan kursi yang rusak.
“Api pertama kali itu muncul dari gudang peralatan itu, kemudian menjalar ke ruang di sampingnya,” tuturnya.
Menurut Harri, kebakaran terjadi sekitar pukul 14.17 WIB. Setelah mengetahui kejadian tersebut, pihak sekolah langsung melaporkan peristiwa itu kepada Dinas Pemadam Kebakaran.
Ia memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka-luka dalam kebakaran tersebut. Saat kejadian, seluruh siswa telah meninggalkan sekolah setelah bel pulang dibunyikan.
















