Sumbarkita – Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) berada di level Rp17.905 per US$1 pada Rabu (30/9/2026) pagi.
Berdasarkan pantauan Google Finance yang diambil pukul 09.13 WIB, posisi tersebut tercatat naik 0,19 persen atau Rp34,35 dibandingkan previous close sebesar Rp17.870,65.
Namun, jika dibandingkan dengan posisi tertinggi perdagangan sehari sebelumnya, dolar berada lebih rendah. Data historis USD/IDR mencatat pada Selasa (29/9) dolar sempat menyentuh Rp18.037. Dengan posisi Rp17.905 pada Rabu pagi, terdapat selisih Rp132 dari level tertinggi tersebut.
Posisi Rp17.905 juga membuat dolar kembali berada di bawah angka Rp18.000. Dari level tersebut, selisihnya kini Rp95.
Sempat Menembus Rp18.000
Pergerakan dolar pada perdagangan Selasa menjadi perhatian setelah USD/IDR sempat berada di atas level Rp18.000.
Reuters mencatat rupiah sempat mencapai Rp18.010 per dolar AS pada Selasa, yang menjadi level terlemah sejak 4 Agustus 2026. Dalam perdagangan yang sama, data historis USD/IDR mencatat titik tertinggi di Rp18.037.
Setelah mencapai level tersebut, nilai USD/IDR kembali bergerak di bawah Rp18.000. Data historis menunjukkan posisi terakhir pada perdagangan Selasa berada di sekitar Rp17.969.
Sementara pada Rabu pagi, Google Finance menunjukkan angka Rp17.905.
Pergerakan tersebut menunjukkan selisih yang cukup jelas antara posisi tertinggi perdagangan Selasa dan angka yang terlihat pada Google Finance Rabu pagi. Namun, angka Rp17.905 merupakan snapshot pada waktu tertentu, sehingga masih dapat berubah mengikuti pergerakan pasar.
Sebagai pembanding, data kurs transaksi Bank Indonesia yang diperbarui 29 September mencatat kurs jual USD sebesar Rp18.054,83 dan kurs beli Rp17.875,17. BI menjelaskan bahwa kurs transaksi tersebut disajikan sebagai kurs jual dan kurs beli valuta asing terhadap rupiah, sedangkan JISDOR merupakan referensi harga spot USD/IDR berdasarkan transaksi antarbank di pasar valuta asing Indonesia.
Data dari BCA pada pembaruan 30 September pukul 02.29 WIB juga menunjukkan kurs e-rate USD pada Rp17.909 untuk beli dan Rp17.999 untuk jual, sehingga angka kurs dapat berbeda tergantung sumber, jenis kurs, dan waktu pencatatannya.
Karena itu, angka Rp17.905 dalam pantauan Google Finance sebaiknya dibaca sebagai posisi USD/IDR pada saat data tersebut ditampilkan, bukan sebagai kurs yang berlaku seragam untuk seluruh transaksi.
Untuk saat ini, satu dolar AS berada di Rp17.905 dalam pantauan tersebut. Angka itu masih Rp95 di bawah Rp18.000, sekaligus Rp132 lebih rendah dibandingkan level tertinggi Rp18.037 yang tercatat pada perdagangan Selasa.
Pergerakan selanjutnya masih akan mengikuti perdagangan pasar pada Rabu (30/9/2026).




















