Keesokan harinya, rutinitas itu kembali dimulai. Ia harus membersihkan rumah, menyiapkan makanan untuk suami, lalu membawa sayuran ke pasar dengan harapan cukup banyak dagangan terjual sehingga ia bisa membawa pulang penghasilan.
Tidak setiap hari harapan itu terwujud. Ada kalanya ia harus pulang dengan sayuran yang sejak pagi dibawanya untuk mencari nafkah.
Di tengah ketidakpastian itu, Rati berusaha menerima keadaan dan terus menjalani hari-harinya.
“Tetap bersyukur dalam helaan napas,” ucapnya.
halaman 4 dari 4


















