Meski demikian, kata Tommy, nilai ekspor yang sangat tinggi tersebut tidak sebanding dengan penerimaan finansial yang didapatkan oleh daerah tempat industri itu beroperasi.
”Sangat ironis karena dari angka ekspor bernilai Rp36 triliun tersebut, kontribusi langsung ke kas daerah Sumatera Barat melalui retribusi dan pajak hanya sekitar Rp12 miliar,” ujar Tommy.
halaman 3 dari 3




















