“Setelah masa tanggap darurat selesai, baru tim teknis akan menelaah apakah gedung tersebut masih layak direhabilitasi atau harus diruntuhkan untuk dibangun baru,” papar Boy.
Di tengah aktivitas sejumlah OPD yang masih menyesuaikan lokasi kerja, Boy memastikan kantor Bupati Solok di Arosuka tetap aman dan digunakan untuk menjalankan pemerintahan.
“Kantor Bupati aman, Bupati masih berkantor di Arosuka, dan sebagai Bupati Solok beliau bisa berkantor di mana saja di wilayah Kabupaten Solok, termasuk di nagari-nagari,” tutup Boy.

















