Kabarminang — Polisi menangkap seorang pria di Pinggir Jalan Lintas Sumatera Medan—Bukittinggi, tepatnya di Suka Ramai, Jorong Makmur, Nagari Padang Gelugur, Kecamatan Padang Gelugur, Pasaman, pada Kamis (22/10/2026) sekitar pukul 22.20 WIB karena membawa 21 kilogram (kg) ganja.
Kepala Polres Pasaman, AKBP Adirawa Permana Anggawisastra, mengatakan bahwa pria itu berinisial AEP.
Perihal penangkapan itu, Adirawa menerangkan bahwa pada Kamis (22/10/2026) malam petugas melakukan patroli rutin di Kecamatan Padang Gelugur dengan menggunakan dua mobil. Ketika petugas berada di daerah Tapus, sebuah sepeda motor Honda Beat tanpa pelat nomor yang ditumpangi dua orang mendahului mobil petugas dengan kecepatan tinggi. Petugas melihat bahwa kedua orang tersebut membawa dua ransel besar, yang dicurigai berisi ganja. Petugas kemudian mengikuti sepeda motor tersebut.
“Saat posisi mobil petugas dan sepeda motor tersebut berdampingan, petugas memberitahukan identitas mereka dan meminta pengemudi sepeda motor untuk berhenti. Namun, pengemudi sepeda motor malah meningkatkan kecepatan sepeda motor. Petugas tetap mengejar mereka,” ujar Adirawa pada Jumat (23/10/2026).
Ketika petugas meminta pengendara sepeda motor untuk berhenti, kata Adirawa, pengendara tersebut membuang sebuah ransel besar ke arah kiri jalan. Ia menyebut bahwa sebuah mobil petugas berhenti untuk memeriksa isi ransel tersebut, sedangkan sebuah mobil petugas mengejar pengendara sepeda motor.
Dalam pengejaran itu, kata Adirawa, pengendara sepeda motor membuang sebuah ransel lagi sekitar 300 meter dari tempat ia membuang ransel sebelumnya. Ia menyebut bahwa petugas kemudian mengambil ransel tersebut.
Sekitar 1 kilometer dari lokasi pembuangan ransel pertama, kata Adirawa, sepeda motor berhenti karena dipepet oleh mobil petugas. Namun, kedua pria yang berada di atas sepeda motor tersebut kabur ke arah permukiman penduduk. Setelah mengejar dan mencari kedua pria itu, petugas menemukan seorang pria yang sebelumnya dibonceng oleh pengendara. Pria berinisial AEP itu bersembunyi di belakang salah satu rumah warga.
“Sementara itu, petugas tidak menemukan pengendara sepeda motor meski sudah mencarinya bersama warga sekitar beberapa lama. Menurut keterangan AEP, pengendara tersebut bernama Isul.



















