Kabarminang – Mahasiswi STIKES Indonesia, Zahra, menorehkan sederet prestasi di cabang olahraga pencak silat sepanjang 2026. Tak hanya berjaya di tingkat daerah dan nasional, ia juga mampu bersaing di kejuaraan internasional dengan meraih posisi kedua pada Belgium Open International.
Di tengah kesibukannya menjalani perkuliahan, Zahra tetap konsisten berlatih untuk meningkatkan kemampuan dan mengejar target menjadi juara Pekan Olahraga Nasional (PON) serta menembus pemusatan latihan nasional (pelatnas).
Sepanjang 2026, Zahra meraih sejumlah gelar juara pertama dalam berbagai kejuaraan. Salah satunya pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Piala Pangdam TNI yang berlangsung di GOR Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Padang (FIK UNP) pada 6–9 Agustus 2026.
Kejuaraan tersebut diikuti peserta dari lingkungan TNI di seluruh Indonesia dan terbuka bagi peserta umum dari berbagai daerah. Dalam kompetisi itu, Zahra berhasil menempati posisi pertama.
Prestasi serupa diraihnya saat membela tim Kota Padang pada kejuaraan antardaerah di Sumatera Barat yang berlangsung pada 27–30 Agustus 2026. Ajang tersebut menjadi bagian dari rangkaian kompetisi menuju seleksi babak kualifikasi PON 2027 sebelum berlaga pada PON 2028.
Zahra kembali meraih juara pertama pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat yang berlangsung di Kota Payakumbuh pada 2–14 Oktober 2026.
Tak berhenti di situ, ia juga meraih juara pertama sekaligus dinobatkan sebagai pesilat terbaik dewasa putri pada Kejurnas Jambore SMI yang berlangsung pada 12–20 Oktober 2026. Kompetisi tersebut diikuti peserta dari Indonesia serta sejumlah negara lain, yakni Maroko, Portugal, dan India.
Di tingkat internasional, Zahra juga menunjukkan kemampuannya dalam Belgium Open International. Sebelum bertanding, ia mengikuti pemusatan latihan atau training camp (TC) selama satu bulan di Jakarta Selatan.




















