Kabarminang – Septa Elvi Maesyah, mahasiswi Universitas Negeri Padang (UNP) asal Jorong Hilie, Nagari Jaho, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, meraih Juara III cabang penulisan puisi dalam Pekan Seni Mahasiswa Nasional (Peksiminas) XVIII 2026 di Jember, Jawa Timur.
Prestasi tersebut menjadi buah dari perjuangan panjang Septa setelah gagal melaju ke tingkat nasional pada 2024. Kegagalan itu tidak membuatnya berhenti menulis puisi. Sebaliknya, mahasiswi semester tujuh Jurusan Sastra Indonesia tersebut menjadikannya sebagai motivasi untuk memperbaiki kemampuan dan mempersiapkan diri menghadapi kompetisi berikutnya.
Pada 2024, Septa berhasil meraih Juara I Seleksi Pekan Seni Mahasiswa Kampus (Peksimika) UNP. Namun, ia hanya menempati posisi Juara III pada Pekan Seni Mahasiswa Daerah (Peksimida) Sumatera Barat sehingga tidak memperoleh tiket ke tingkat nasional.
Dua tahun berselang, Septa kembali mengikuti seleksi tingkat kampus dan berhasil meraih Juara I. Ia kemudian mewakili UNP dalam Peksimida Sumatera Barat dan kembali meraih posisi pertama. Hasil tersebut mengantarkannya ke Peksiminas XVIII 2026.
Kompetisi nasional itu berlangsung di Universitas Jember pada 7–11 September 2026. Di cabang penulisan puisi, Septa bersaing dengan 30 peserta lain dari berbagai provinsi di Indonesia.
Septa mengatakan, pencapaian tersebut tidak diraih secara instan. Selama dua tahun, ia terus berlatih menulis, mengikuti perlombaan, membaca karya puisi, serta berdiskusi dengan dosen, mentor, dan penyair di Sumatera Barat.
“Saya terus menanamkan keyakinan bahwa kegagalan 2024 adalah persiapan menuju kemenangan di 2026,” kata Septa kepada Sumbarkita, Selasa (20/10/2026).
Ia mengaku sempat berada di titik ingin menyerah setelah gagal melaju ke tingkat nasional pada 2024. Namun, ia berusaha membangun kembali motivasi dengan mengingat tujuan awalnya, termasuk keinginan membanggakan orang tua.





















