Aktif Berorganisasi dan Membimbing Mahasiswa
Di luar kegiatan perkuliahan dan perlombaan, Septa juga aktif dalam organisasi serta kegiatan pengembangan kemampuan mahasiswa di UNP.
Pada 2025, ia menjabat sebagai Kepala Bidang Minat dan Bakat Himpunan Mahasiswa Departemen Bahasa dan Sastra Indonesia dan Daerah (HMD Basindoda), Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) UNP.
Ia juga menjadi staf ahli Kementerian Kebijakan Kampus BEM KM UNP selama dua periode hingga saat ini. Di Pusat Pengembangan Ilmiah dan Penelitian Mahasiswa (PPIPM) UNP, ia aktif dalam kegiatan ilmiah hingga dipercaya menjadi juri presentasi karya tulis ilmiah (KTI).
Pengalamannya di bidang kepenulisan turut mengantarkannya menjadi mentor menulis kreatif Krida FBS UNP selama dua tahun berturut-turut, yakni pada 2025 dan 2026. Pada 2025, ia juga menjadi narasumber motivasi bagi mahasiswa baru HMD Basindoda FBS UNP.
Bagi Septa, pengalaman mengikuti Peksiminas XVIII tidak hanya tentang hasil perlombaan. Ia juga memperoleh kesempatan bertemu dan membangun jejaring dengan penyair muda dari berbagai daerah di Indonesia. Selain itu, ia bersyukur dapat menjalin kedekatan dengan sesama anggota kontingen Sumatera Barat, terutama rekan-rekannya dari UNP, selama berada di Jember.
Keberhasilan meraih Juara III Peksiminas XVIII 2026 menjadi salah satu pencapaian penting dalam perjalanan Septa mengembangkan kemampuan menulis puisi. Setelah gagal melaju ke tingkat nasional pada 2024, ia kembali membuktikan kemampuannya melalui latihan, bimbingan, dan persiapan selama dua tahun.
Ke depan, Septa berharap prestasi tersebut tidak membuatnya cepat berpuas diri. Ia ingin terus berkarya dan meraih pencapaian lain untuk kembali mengharumkan nama Sumatera Barat di tingkat nasional.
Dalam waktu dekat, ia menargetkan menerbitkan buku antologi puisi tunggal pada tahun depan. Ia berharap proses dan karya yang dihasilkannya tidak hanya membanggakan UNP dan Sumatera Barat, tetapi juga menginspirasi generasi muda agar tidak mudah menyerah dalam berkarya.





















