Kabarminang – Sebuah bangunan dapur permanen milik warga di Jorong Tamtaman, Nagari Tigo Koto Silungkang, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, ludes terbakar pada Kamis (13/8/2026) malam.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 21.24 WIB. Bangunan berukuran 8×6 meter tersebut diketahui milik warga bernama Dt. Batuah.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP Damkar) Kabupaten Agam, Fauzi, membenarkan kejadian tersebut setelah pihaknya menerima laporan dari warga setempat.
Laporan disampaikan Chairil Anwar (73), seorang wiraswasta yang merupakan warga setempat. Saat itu, api dilaporkan mulai membesar di area dapur.
“Petugas kami segera bergerak begitu laporan masuk. Jarak tempuh menuju lokasi memang cukup jauh, sekitar 45 kilometer, sehingga butuh waktu respons sekitar 50 menit,” ujar Fauzi, Jumat (14/8/2026).
Sebelum petugas pemadam kebakaran tiba, warga sekitar berupaya melakukan pemadaman awal. Upaya tersebut berhasil mengendalikan kobaran api sehingga tidak merambat ke bangunan utama maupun rumah yang berada di sebelahnya.
“Aksi cepat masyarakat sangat membantu meminimalkan dampak. Saat armada kami tiba, api sudah berhasil terkendali dan tim langsung melakukan pendinginan selama 30 menit,” kata Fauzi.
Untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi menimbulkan kebakaran susulan, Damkar Agam mengerahkan armada Unit 07 dengan empat personel ke lokasi.
Penanganan kebakaran juga melibatkan personel Polsek Palembayan, perangkat Nagari Tigo Koto Silungkang, serta masyarakat setempat.
Fauzi memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian tersebut. Namun, kebakaran menyebabkan kerugian materiil yang diperkirakan mencapai Rp100 juta.
Selain bangunan dan peralatan yang terbakar, uang tunai milik korban senilai Rp15 juta juga dilaporkan ikut hangus. Dengan demikian, total kerugian diperkirakan mencapai Rp115 juta.
“Mengenai pemicu pasti timbulnya api, saat ini masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian,” tutur Fauzi.
Fauzi mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama dengan rutin memeriksa kondisi instalasi listrik dan area dapur.














