“Langkah pemeriksaan dan tes sampel secara teknis tentu akan langsung kami jalankan begitu data lokasi penyalurannya sudah terverifikasi,” tutur Fakhri.
Pertamina juga mengimbau masyarakat membeli BBM melalui lembaga penyalur resmi untuk memastikan produk yang diterima sesuai standar.
“Masyarakat yang menemukan kendala atau memiliki pertanyaan terkait layanan disarankan langsung menghubungi Pertamina Contact Center 135 agar bisa segera ditindaklanjuti,” pungkas Fakhri.
Video Viral
Sebelumnya, video keluhan konsumen terkait BBM yang disebut bercampur cairan menyerupai semen tersebut diunggah akun Instagram @travelkampus_2nr pada Sabtu (26/9/2026).
Video itu memperlihatkan seorang pria menunjukkan BBM berwarna keruh keabu-abuan yang disebut berasal dari tangki kendaraannya.
Dalam rekaman tersebut, terdengar suara seseorang yang menyebut kendaraan itu sebagai korban kesepuluh akibat penggunaan BBM yang disebut bercampur semen.
“Korban yang kesepuluh akibat minyak basemen, awak bali maha-maha, caliak minyak abu-abu. (Korban yang kesepuluh, akibat minyak bercampur semen, kita beli mahal, lihat minyak abu-abu),” kata seseorang dalam video tersebut.
Video tersebut kemudian beredar luas di media sosial dan telah ditonton lebih dari 104 ribu kali.
Namun, hingga kini belum diketahui secara pasti lokasi SPBU tempat BBM tersebut dibeli maupun kronologi lengkap kejadian yang dialami para pemilik kendaraan.



















