Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Panitia Bela Negara Fun Run 2026, Andrisol Syahlul, menyoroti pentingnya adaptasi terhadap perkembangan zaman dan teknologi modern dalam menyampaikan pesan-pesan kebangsaan.
Andrisol menekankan bahwa lembaga maupun individu harus mampu beradaptasi agar tidak tergilas oleh perubahan era digital seperti halnya kegagalan brand-brand besar di masa lalu.
“Generasi muda saat ini membutuhkan pendekatan yang relevan. Jika edukasi sejarah hanya disampaikan melalui forum internal, jangkauannya akan sangat terbatas,” tuturnya.
Ia menilai kolaborasi bersama media massa profesional menjadi kebutuhan krusial agar nilai sejarah PDRI dapat dipahami secara luas lintas generasi.
Pemimpin Redaksi Sumbarkita, Hendra Murcy Tania, menyambut hangat inisiatif kolaborasi tersebut dan menyatakan kesiapan penuh media yang dipimpinnya untuk mengawal seluruh rangkaian acara.
“Mengangkat nilai sejarah dan bela negara adalah bagian dari visi kami dalam membangun Sumatera Barat, sehingga Sumbarkita siap memberikan dukungan sejak tahap persiapan hingga pascaacara,” tuturnya.
Hendra menjelaskan, Sumbarkita memfungsikan tujuh platform media yang dimilikinya untuk menjangkau beragam segmen pembaca, baik di tingkat regional, nasional, hingga internasional.
Ia menyebut, Sumbarkita juga menugaskan tim reporter khusus untuk memberikan pemberitaan secara berkala guna mengedukasi masyarakat mengenai kegiatan itu.

















