Kabarminang – Sebanyak 75 rumah di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, terendam banjir pada Jumat (9/10/2026) sore hingga malam setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (Kabid KL) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pesisir Selatan, Hendri Agustian, mengatakan, hujan deras disertai angin kencang melanda daerah itu sejak pukul 16.00 WIB. Kondisi tersebut menyebabkan sejumlah rumah terendam banjir dan pohon tumbang.
Ia merinci, sebanyak 40 rumah terendam banjir di Rawang Painan, Kenagarian Painan Utara. Kemudian, 20 rumah di Ranah Ampek Hulu Tapan dan 15 rumah di Kampung Sungai Tawar, Nagari Setara Nanggalo, Kecamatan Koto XI Tarusan.
“Ketinggian airnya bervariasi, dari 20 hingga 60 sentimeter,” tuturnya pada Jumat (9/10/2026) malam.
Selain banjir, Hendri mengatakan satu pohon besar tumbang di depan GOR Zainizein, Kenagarian Painan Selatan, sekitar pukul 19.00 WIB. Pohon tersebut sempat menutupi badan jalan dan menghambat akses lalu lintas utama yang menghubungkan Padang dan Painan.
“Proses pembersihan berjalan lancar berkat kerja sama tim di lapangan, sehingga akses jalan lintas Padang–Painan saat ini sudah kembali normal dan dapat dilalui kendaraan,” tuturnya.
Ia mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sekitar genangan air, terutama di area yang tertutup semak-semak, saluran air, dan titik yang sulit terlihat, guna menghindari bahaya satwa liar.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada cuaca ekstrem, pohon tumbang, dan kemunculan satwa liar saat hujan deras,” imbuhnya.






















