Saat aksi berlangsung, kata Ronaldo, massa sempat membakar ban. Petugas kepolisian kemudian memadamkan api tersebut.
“Selama penyampaian aksi itu masa aksi membakar ban, namun dipadamkan oleh petugas kepolisian, baru setelah itu terjadinya aksi saling dorong mendorong,” katanya.
Ronaldo mengatakan, setelah terjadi aksi saling dorong, muncul tudingan mengenai dugaan pelecehan terhadap perempuan.
“Setelah itulah mereka menyebut-nyebut adanya pelecehan terhadap perempuan, padahal hal itu tidak ada sama sekali,” tuturnya.
Sementara itu, dalam unggahan yang beredar, pengunggah meminta dugaan pelecehan tersebut diusut dan pihak yang terbukti melakukan perbuatan tersebut ditindak tegas.
Pengunggah juga menyatakan akan membuat laporan polisi ke Polresta Padang terkait dugaan tersebut. Namun, hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan mengenai laporan tersebut dari pihak kepolisian.


















