“Sebelum pulang, AH menghubungi anaknya yang besar. Dia menyuruh anaknya kembali ke rumah tempat mereka tinggal dulu dan menyuruh anaknya mengenakan tank top tanpa BH. Anaknya sudah sering menolak permintaan tersebut, tetapi terpaksa menuruti permintaan ayahnya karena terpaksa. Kalau anaknya tidak mau, AH mengancam tidak akan membiayai kuliah anak tersebut, yang saat ini kuliah di Padang. Karena takut kuliahnya tidak dibiayai oleh ayahnya, sang anak terpaksa menuruti permintaan ayahnya,” tutur Wildan.
Karena dicabuli sejak kecil oleh ayahnya, kata Wildan, ZH menjadi labil dalam berpacaran. Ketika ZH putus dengan pacarnya, pacarnya mengirimkan foto telanjang ZH ke nomor WhatsApp ayah ZH.
“Foto telanjang itu digunakan oleh AH untuk mengancam anaknya. Kalau anaknya tidak mau dicabuli oleh ayahnya, ayahnya tersebut mengancam untuk menyebarkan foto telanjang ZH kepada anggota keluarga ZH lainnya. Karena takut foto telanjangnya disebarkan oleh ayahnya, ZH terpaksa mengikuti permintaan ayahnya untuk mengenakan tank top tanpa BH, kemudian dicabuli oleh ayahnya,” ujar Wildan.
Wildan mengungkapkan bahwa ZH sudah sering menolak permintaan tersebut, bahkan mengirimkan hadis-hadis tentang larangan mencabuli anak kandung kepada ayahnya. Akan tetapi, AH tidak mempercayai hadis-hadis yang dikirimkan melalui situs di Google.
“Kata AH, informasi tentang hadis di Google itu tidak benar karena Google buatan orang nonmuslim. Kata AH lagi, perbuatan meremas bagian tubuh anak kandung tersebut dibolehkan karena merupakan darah dagingnya sendiri dan tidak sampai menyetubuhi anaknya” ucap Wildan.
Karena tidak tahan lagi akan perilaku ganjil ayahnya, kata Wildan, ZH menceritakan perbuatan ayahnya tersebut kepada keluarga ibunya. Dengan dorongan keluarga ibunya dan berdasarkan bukti pesan WhatsApp AH terhadap ZH yang berisi suruhan untuk mengenakan tank top tanpa BH dan ancaman akan menyebarkan foto telanjang, ZH melapor ke Polres Sijunjung pada Selasa (13/10/2026).
Berdasarkan bukti tersebut dan keterangan kedua korban, kata Wildan, pihaknya menangkap AH.
Menurut pengakuannya, kata Wildan, AH hanya sering mencabuli anaknya yang besar. Sementara itu, katanya, HA mengaku hanya satu kali mencabuli anaknya yang kecil.






















