Senin, Oktober 5, 2026
kabarminang.com
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Ekonomi & Bisnis
  • Politik
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Ranah Minang
  • Kesehatan
  • Pendidikan
No Result
View All Result
kabarminang.com
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Ekonomi & Bisnis
  • Politik
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Ranah Minang
  • Kesehatan
  • Pendidikan
kabarminang.com
No Result
View All Result
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Ekonomi & Bisnis
  • Politik
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Ranah Minang
  • Kesehatan
  • Pendidikan
Home Kabar Sumbar

“Bukan Soal Nyaman, Tapi Nyawa”: Jeritan Warga Salareh Aia di Tengah Jalan Lumpur

Rendi Hakimi
Selasa, 21 Oktober 2025 | 08:11
in Kabar Sumbar
Ilustrasi warga menandu orang sakit di tengah jalan rusak dan berlumpur. IST

Ilustrasi warga menandu orang sakit di tengah jalan rusak dan berlumpur. IST

Share on FacebookShare on Twitter

Kabarminang – Kayu Pasak Timur, sebuah jorong di Nagari Salareh Aia, Kabupaten Agam, tampak lengang di siang hari. Suara langkah kaki dan roda gerobak terdengar lirih di antara becek dan lumpur yang menggenang di jalan utama. Di sinilah, di tengah hamparan tanah liat yang sulit dilalui kendaraan, cerita tentang perjuangan hidup dan kematian terus berulang.

Beberapa waktu lalu, duka kembali menyelimuti warga. Barun (65), seorang warga setempat, meninggal dunia sebelum sempat mendapat perawatan medis. Ia ditandu oleh keluarga dan tetangga melewati jalan berlumpur sejauh 10 kilometer menuju puskesmas terdekat. Namun, nyawanya tak tertolong.

“Sudah tujuh warga di sini yang meninggal dalam perjalanan karena akses jalan yang buruk. Ini bukan soal kenyamanan, tapi nyawa manusia,” ujar Fajri Rano, menantu almarhum, menahan getir.

Akses yang Mematikan

Nagari Salareh Aia bukanlah wilayah baru. Berdiri sejak 31 Mei 1946 berdasarkan Maklumat Residen Sumatera Barat Nomor 20 dan 21 Tahun 1946, nagari ini bahkan telah melahirkan dua pemekaran: Salareh Aia Utara pada 2016 dan Salareh Aia Timur. Namun, ironisnya, jalan menuju jantung nagari ini masih seperti jalur menuju masa lalu — sempit, rusak, dan berlumpur dalam.

Wali Nagari Salareh Aia, Rijal Islami, mengakui bahwa kondisi jalan di wilayahnya sudah lama menjadi masalah kronis.

“Jalan ini adalah satu-satunya akses utama sekitar 200 kepala keluarga di wilayah ini. Perbaikan jalan terhambat karena masuk kawasan hutan lindung,” ujarnya dengan nada cemas, Senin (20/10/2025).

Kawasan hutan lindung yang disebut Rijal membuat pembangunan infrastruktur dasar sering kali terbentur izin lintas instansi. Padahal, bagi masyarakat, jalan ini bukan sekadar penghubung, melainkan penentu keselamatan.

Di Antara Lumpur dan Harapan

Setiap kali hujan turun, tanah liat di sepanjang jalur utama berubah jadi kubangan. Anak-anak sekolah berjalan tanpa alas kaki, sementara ibu-ibu harus memikul hasil kebun di pundak agar bisa sampai ke pasar terdekat.

“Kadang kalau ada orang sakit, kami pakai tandu bambu. Kalau tidak kuat, kami gantian memanggul,” kata Fajri lirih.


halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Salareh AiaSalareh Aia Agam
ShareTweetPin

Berita Terkait

Karnaval Baju Kuruang Basiba Warnai Festival Literasi Budaya Kota Pariaman 2026

Karnaval Baju Kuruang Basiba Warnai Festival Literasi Budaya Kota Pariaman 2026

5 Oktober 2026
Padang Pariaman Koleksi 8 Medali Porprov XVI Sumbar, Panahan Sumbang Emas Perdana

Padang Pariaman Koleksi 8 Medali Porprov XVI Sumbar, Panahan Sumbang Emas Perdana

5 Oktober 2026
Remaja 14 Tahun di Bukittinggi Hilang Sejak 23 September 2026, Terakhir Pergi ke Warnet

Remaja 14 Tahun di Bukittinggi Hilang Sejak 23 September 2026, Terakhir Pergi ke Warnet

4 Oktober 2026
Silih Berganti Kapolda Sumbar, WALHI Soroti Penegakan Hukum Tambang Ilegal dan Pembalakan Liar

Silih Berganti Kapolda Sumbar, WALHI Soroti Penegakan Hukum Tambang Ilegal dan Pembalakan Liar

4 Oktober 2026
Kasat Intelkam, Dua Kapolsek, dan Kasi Pengawasan di Polres Payakumbuh Dimutasi

Kasat Intelkam, Dua Kapolsek, dan Kasi Pengawasan di Polres Payakumbuh Dimutasi

4 Oktober 2026
Galodo Terjang Arosuka Solok, Pakar Ungkap Dampak Perubahan Lahan di Hulu DAS Sumani

Sejumlah Kantor OPD Solok Bakal Direlokasi, Gedung PU Jadi Monumen Bencana

4 Oktober 2026
Next Post
Pria 31 Tahun di Payakumbuh Ditangkap Usai Curi Ponsel, Ternyata Aksinya Pernah Viral Saat Curi Jemuran

Pria 31 Tahun di Payakumbuh Ditangkap Usai Curi Ponsel, Ternyata Aksinya Pernah Viral Saat Curi Jemuran

Tinggalkan Komentar

Terpopuler

Enam Polres di Sumatera Barat Punya Wakil Kapolres Baru

22 Kapolsek di 14 Polres di Sumatera Barat Dimutasi

30 September 2026

Prakiraan Cuaca Padang Hari Ini, 10 April 2026: Berawan di Seluruh Wilayah

Prakiraan Cuaca Padang Hari Ini, 10 April 2026: Berawan di Seluruh Wilayah

10 April 2026

Hendak Mencuri, Pemuda di Pesisir Selatan Cabuli Penghuni Rumah yang Tidur Telanjang

Hendak Mencuri, Pemuda di Pesisir Selatan Cabuli Penghuni Rumah yang Tidur Telanjang

2 Oktober 2026

Tidur Telanjang, Perempuan Muda di Pesisir Selatan Dicabuli Pemuda yang Ingin Mencuri

Tidur Telanjang, Perempuan Muda di Pesisir Selatan Dicabuli Pemuda yang Ingin Mencuri

4 Oktober 2026

Dituduh Berbuat Mesum, Sepasang Kekasih Lapor Dugaan Penganiayaan di Padang

Dituduh Berbuat Mesum, Sepasang Kekasih Lapor Dugaan Penganiayaan di Padang

2 Oktober 2026

Enam Polres di Sumatera Barat Punya Wakil Kapolres Baru

Lima Kasat Lantas di Sumatera Barat Dimutasi

30 September 2026

Penghuni Perumahan di Padang Merasa Ditipu Pengembang, Kualifikasi Hunian Bukan Kluster

Penghuni Perumahan di Padang Merasa Ditipu Pengembang, Kualifikasi Hunian Bukan Kluster

3 Oktober 2026

Berita Terkini

Karnaval Baju Kuruang Basiba Warnai Festival Literasi Budaya Kota Pariaman 2026

Karnaval Baju Kuruang Basiba Warnai Festival Literasi Budaya Kota Pariaman 2026

5 Oktober 2026

Padang Pariaman Koleksi 8 Medali Porprov XVI Sumbar, Panahan Sumbang Emas Perdana

Padang Pariaman Koleksi 8 Medali Porprov XVI Sumbar, Panahan Sumbang Emas Perdana

5 Oktober 2026

Remaja 14 Tahun di Bukittinggi Hilang Sejak 23 September 2026, Terakhir Pergi ke Warnet

Remaja 14 Tahun di Bukittinggi Hilang Sejak 23 September 2026, Terakhir Pergi ke Warnet

4 Oktober 2026

Harga Cabai di Solok Tembus Rp120 Ribu, Pembeli Kurangi Belanja, Pedagang Keluhkan Pasokan

Harga Cabai di Solok Tembus Rp120 Ribu, Pembeli Kurangi Belanja, Pedagang Keluhkan Pasokan

4 Oktober 2026

Silih Berganti Kapolda Sumbar, WALHI Soroti Penegakan Hukum Tambang Ilegal dan Pembalakan Liar

Silih Berganti Kapolda Sumbar, WALHI Soroti Penegakan Hukum Tambang Ilegal dan Pembalakan Liar

4 Oktober 2026

Tenda Pernikahan Sudah Terpasang, Rumah Calon Pengantin di Lima Puluh Kota Terbakar

Tenda Pernikahan Sudah Terpasang, Rumah Calon Pengantin di Lima Puluh Kota Terbakar

4 Oktober 2026

Informasi

  • Privacy Policy
  • Redaksi & Perusahaan
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Berita

  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Ranah Minang
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau

© 2026 Kabarminang.com  All right reserved

  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Ranah Minang
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi & Perusahaan
  • Tentang Kami

© 2026 Kabarminang.com All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi & Perusahaan
  • Tentang Kami

© 2025 KabarMinang.com.