Kabarminang – Seorang ibu hamil bersama anaknya yang masih kecil terjebak di dalam rumah saat banjir bandang menerjang Perumahan Lumin Park, Blok D 14, Kota Padang, Sumatera Barat, Sabtu (10/10/2026) siang. Keduanya akhirnya berhasil dievakuasi setelah adik sang ibu meminta bantuan petugas Basarnas dan kepolisian.
Adik korban, Fatra Ilhami (34), warga Perumahan Putri Asri, Ampang, Padang, mengatakan dirinya menerima telepon dari kakaknya, Zia (37), sekitar pukul 13.30 WIB. Saat itu, Zia menghubunginya dalam keadaan ketakutan karena air banjir telah masuk ke rumah.
“Air banjir sudah masuk ke rumah dan membuatnya kesulitan menyelamatkan diri bersama anaknya,” ujar Fatra pada Sabtu (10/10/2026).
Fatra semakin khawatir setelah mengetahui kakaknya sedang mengandung anak kedua. Sementara itu, suami Zia sedang bekerja sehingga ia hanya berada di rumah bersama anaknya yang masih kecil ketika banjir mulai menggenangi kawasan perumahan.
Mendapat kabar tersebut, Fatra langsung bergegas menuju Lumin Park menggunakan sepeda motor. Ia berusaha segera mencapai rumah kakaknya untuk menyelamatkan Zia dan keponakannya dari kepungan banjir.
Namun, setibanya di lokasi, Fatra mendapati air sudah tinggi dengan arus yang deras. Kondisi tersebut membuatnya tidak bisa langsung menjangkau rumah kakaknya.
Ia kembali menghubungi Zia melalui telepon untuk memastikan keadaan mereka. Kakaknya dan keponakannya masih berada di dalam rumah, sementara air terus menggenangi kawasan perumahan.
“Saya kemudian meminta pertolongan kepada petugas Basarnas dan kepolisian yang sudah berada di lokasi. Akan tetapi, derasnya arus membuat proses evakuasi belum bisa segera dilakukan,” ujar Fatra.


















