Kabarminang — Enam remaja melempar sejumlah mobil yang lewat di Jalan Raya Pasar Kuok, Kecamatan Batang Kapas, Pesisir Selatan, Sumatera Barat, pada Minggu (4/10/2026) sekitar pukul 01.30 WIB. Dari keenam remaja itu, tiga orang di antaranya sudah menyerahkan diri ke markas polsek.
Kepala Polsek Batang Kapas, Iptu Borti Rovendra, mengatakan bahwa keenam remaja itu masing-masing berinisial JD (15 tahun), putus sekolah; RZ (16 tahun), putus sekolah; FR (16 tahun), putus sekolah; FK (16 tahun), pelajar kelas IX SMPN 2 Batang Kapas; GZ (17 tahun), pelajar kelas XII SMAN 2 Batang Kapas; dan IB (17 tahun), pelajar kelas XI SMAN 1 Batang Kapas. Ia menyebut bahwa para remaja itu warga Batang Kapas.
“Mereka dipanggil untuk datang ke polsek. Baru tiga remaja yang datang menyerahkan diri ke polsek dengan diantar oleh orang tua mereka kemarin. Ketiga remaja yang putus sekolah tersebut belum datang ke polsek. Kata orang tua mereka, ketiganya belum pulang ke rumah,” ucap Borti pada Kamis (8/10/2026).
Borti mengutarakan bahwa aksi keenam remaja melempar sejumlah mobil yang lewat Jalan Raya Pasar Kuok pada Minggu (4/10/2026) dini hari terekam kamera dan videonya beredar di TikTok.
Setelah mendapatkan informasi itu, kata Borti, pihaknya langsung mencari pelempar batu. Pihaknya lalu meningkatkan patroli di sepanjang Jalan Raya Kecamatan Batang Kapas, terutama pada malam hari.
“Patroli dilakukan dengan lampu rotator menyala atau blue light patrol,” ujar Borti
Selain itu, kata Borti, petugas berjaga di sejumlah titik yang minim penerangan dan diduga dapat menjadi lokasi persembunyian pelaku. Pihaknya juga mendatangi dan mengimbau warga dan para pemuda untuk tidak melakukan tindakan yang dapat membahayakan pengguna jalan maupun merugikan orang lain.
Dari penyelidikan yang dilakukan, kata Borti, pihaknya menemukan salah satu dari keenam remaja tersebut. Dari satu remaja itu, pihaknya mengantongi nama lima remaja lainnya. Pihaknya lalu memanggil keenam remaja tersebut untuk datang ke Markas Polsek Batang Kapas.





















