Kabarminang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Solok Selatan menyalurkan bantuan pangan berupa beras kepada 2.822 penerima manfaat di Kecamatan Sungai Pagu, Minggu (27/9/2026). Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Wakil Bupati Solok Selatan, Yulian Efi, di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Muara Labuh, bersamaan dengan pelaksanaan car free day (CFD).
Pada kesempatan itu, Yulian mengingatkan jajaran pemerintah daerah hingga pemerintahan nagari agar bantuan pangan tersebut tidak dipolitisasi. Pesan itu disampaikan karena penyaluran bantuan berlangsung bersamaan dengan proses Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) Serentak di sejumlah nagari di Solok Selatan.
“Seluruh penerima bantuan kami harap dapat memanfaatkan sebaik-baiknya untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Camat hingga Wali Nagari kawal terus dari pendataan sampai distribusi. Jangan sampai dengan momen Pilwana ini malah jadi kesempatan,” katanya.
Ia juga meminta proses penyerahan bantuan dilakukan melalui kantor pemerintahan, bukan langsung ke rumah penerima manfaat. Menurutnya, pola tersebut diperlukan untuk menjaga proses distribusi tetap terbuka dan mengurangi potensi bantuan dikaitkan dengan kepentingan dalam kontestasi di tingkat nagari.
Selain mekanisme penyerahan, ia meminta pemerintah kecamatan membuka daftar penerima manfaat kepada masyarakat. Daftar tersebut, kata dia, dapat diumumkan di kantor kecamatan agar masyarakat mengetahui penerima bantuan dan mengurangi potensi persoalan dalam proses distribusi.
Permintaan itu disampaikan karena bantuan pangan tersebut tidak diberikan kepada seluruh masyarakat. Karena itu, keterbukaan mengenai data penerima dinilai penting agar masyarakat dapat mengetahui dasar penetapan penerima manfaat.
Ia melanjutkan, untuk Kecamatan Sungai Pagu, pemerintah menetapkan kuota sebanyak 2.822 penerima manfaat. Jumlah tersebut merupakan bagian dari total 21.636 penerima manfaat bantuan pangan beras di Kabupaten Solok Selatan.
Ia menyebut, penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap di sejumlah wilayah. Sebelum Sungai Pagu, distribusi bantuan juga telah dilakukan di Padang Aro yang menjadi ibu kota Kabupaten Solok Selatan.
Bantuan pangan beras tersebut merupakan program pemerintah pusat melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan Perum Bulog. Program itu ditujukan bagi masyarakat berpendapatan rendah di berbagai daerah di Indonesia.





















