Minggu, Agustus 16, 2026
kabarminang.com
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Ranah Minang
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
No Result
View All Result
kabarminang.com
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Ranah Minang
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
kabarminang.com
No Result
View All Result
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Ranah Minang
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis

Wali Kota Padang: Pemko Akan Kaji Ulang Zona Merah Rawan Bencana

Redaksi
Rabu, 7 Januari 2026 05:02
in Kota Padang
Wali Kota Padang, Fadly Amran, memimpin rapat khusus evaluasi perubahan daerah aliran sungai (DAS) pascabencana, di Gedung Putih Kediaman Resmi Wali Kota pada Selasa (6/1/2026). Foto: Pemko Padang

Wali Kota Padang, Fadly Amran, memimpin rapat khusus evaluasi perubahan daerah aliran sungai (DAS) pascabencana, di Gedung Putih Kediaman Resmi Wali Kota pada Selasa (6/1/2026). Foto: Pemko Padang


Kabarminang — Pemerintah Kota (Pemko) Padang akan memperketat aturan zonasi rawan bencana sebagai langkah mitigasi jangka panjang pascabencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah di kota itu.

Hal ini ditegaskan Wali Kota Padang, Fadly Amran, saat memimpin rapat khusus evaluasi perubahan daerah aliran sungai (DAS) pascabencana, di Gedung Putih Kediaman Resmi Wali Kota pada Selasa (6/1/2026).

Rapat tersebut melibatkan para akademisi, seperti Abdul Hakam selaku Pakar Teknik Sipil dan Geoteknik Universitas Andalas (UNAND) dan Asrinaldi dari FISIP Unand, serta perwakilan Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V Padang, Kantor Pertanahan Kota Padang, dan Dinas SDA dan Bina Konstruksi Sumbar.

Fadly Amran menegaskan bahwa perubahan kondisi DAS akibat banjir bandang dan longsor menjadi peringatan serius untuk memperkuat mitigasi bencana di Kota Padang. Menurutnya, pengetatan zonasi di kawasan rawan bencana mutlak diperlukan guna menekan risiko korban jiwa dan kerugian di masa mendatang.

“Kita harus berpikir jangka panjang. Kawasan yang berbahaya perlu dikaji secara ilmiah dan ditetapkan sebagai zona merah atau daerah terlarang huni agar kejadian serupa tidak terus berulang,” ucapnya.

Fadly Amran menyebut bahwa Pemko Padang tengah mengkaji ulang penetapan zona merah menyusul sekitar 500 lebih unit rumah warga yang rusak berat maupun hanyut akibat banjir bandang pada akhir November 2025 serta bencana susulan pada 2 Januari 2026.

“Kajian akademis akan menjadi dasar utama dalam penyusunan kebijakan teknis, mulai dari normalisasi sungai, penguatan tebing, hingga rehabilitasi kawasan hulu yang sangat berpengaruh terhadap stabilitas DAS,” tuturnya.

Lebih lanjut, Fadly menyampaikan bahwa relokasi merupakan opsi paling aman bagi warga yang bermukim di bantaran sungai dan lereng dengan kondisi tanah yang telah rapuh. Meski tidak mudah, keselamatan masyarakat tetap menjadi prioritas utama.

“Saat ini kita menunggu hasil pemetaan yang lebih akurat untuk penentuan batas zona merah. Pemko Padang telah menyiapkan hunian sementara, dan mengupayakan pembangunan sekitar 800 unit hunian tetap, di antaranya di Kecamatan Koto Tangah, Pauh, dan sejumlah lokasi alternatif lainnya,” ucapnya.

Sementara itu, Abdul Hakam menilai bahwa perubahan kondisi sungai pascabencana hidrometeorologi di Kota Padang tergolong serius. Menurutnya, hal itu berpotensi meningkatkan risiko banjir bandang serta longsor pada masa mendatang jika tidak ditangani secara komprehensif.

“Tanpa penataan ulang DAS dan pembatasan aktivitas di zona rawan, potensi bencana susulan tetap tinggi. Kita berharap masyarakat yang terdampak parah untuk bersedia direlokasi demi keselamatan bersama,” tuturnya.


Tags: Balai Wilayah Sungai Sumatera Vbanjir bandang padangbantaran sungai Padangbencana hidrometeorologi Padangdaerah aliran sungai Padangevaluasi DAS Padanghunian sementara Padanghunian tetap Padangkebijakan mitigasi bencanaLongsor Padangmitigasi bencana Padangnormalisasi sungai Padangpascabencana PadangPemko Padangpenataan DASrelokasi warga PadangSumatera BaratUnandWali Kota Padang Fadly Amranzona merah bencanazonasi rawan bencana

Berita Terkait

Wali Kota Padang Kukuhkan Pengurus SPSC Periode 2026-2030

Wali Kota Padang Kukuhkan Pengurus SPSC Periode 2026-2030

15 Agustus 2026
Padang Masuk 6 Besar Nasional, Kini Pelayanan Investasinya Diuji Langsung

Padang Masuk 6 Besar Nasional, Kini Pelayanan Investasinya Diuji Langsung

15 Agustus 2026
Kualitas Udara Padang Menurun Diduga Terpapar Asap Karhutla, Warga Diimbau Kurangi Aktivitas di Luar

Kualitas Udara Padang Menurun Diduga Terpapar Asap Karhutla, Warga Diimbau Kurangi Aktivitas di Luar

14 Agustus 2026
Pemko Padang Raih Peringkat II Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri dari Kemendagri, Dapat Insentif Rp1,5 Miliar

Pemko Padang Raih Peringkat II Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri dari Kemendagri, Dapat Insentif Rp1,5 Miliar

13 Agustus 2026
Padang Harmoni Festival 2026 Resmi Ditutup, Wawako Maigus Nasir Dorong Kerukunan Lintas Etnis

Padang Harmoni Festival 2026 Resmi Ditutup, Wawako Maigus Nasir Dorong Kerukunan Lintas Etnis

11 Agustus 2026
Pemko Padang Salurkan Bantuan Rp8 Miliar untuk Pelaku Usaha Terdampak Bencana

Pemko Padang Salurkan Bantuan Rp8 Miliar untuk Pelaku Usaha Terdampak Bencana

11 Agustus 2026
Next Post
Pemko Padang Segera Tetapkan Zona Merah di Daerah Aliran Sungai

Pemko Padang Segera Tetapkan Zona Merah di Daerah Aliran Sungai

Tinggalkan Komentar

TERPOPULER

Prakiraan Cuaca Padang Hari Ini, 10 April 2026: Berawan di Seluruh Wilayah

Prakiraan Cuaca Padang Hari Ini, 10 April 2026: Berawan di Seluruh Wilayah

10 April 2026

Dicuekkan 2 Minggu, Guru Pria di Pesisir Selatan Bentak Guru Wanita, Korban Lapor Polisi

Dicuekkan 2 Minggu, Guru Pria di Pesisir Selatan Bentak Guru Wanita, Korban Lapor Polisi

11 Agustus 2026

Kecelakaan di Lima Puluh Kota, Honda Beat Tabrak Luxio, Pengendara Tewas

Kecelakaan di Lima Puluh Kota, Honda Beat Tabrak Luxio, Pengendara Tewas

12 Agustus 2026

Viral Video Guru Pria dan Wanita Diduga Cekcok di Ruang Kelas di Pesisir Selatan

Viral Video Guru Pria dan Wanita Diduga Cekcok di Ruang Kelas di Pesisir Selatan

11 Agustus 2026

Motor dan Mobil Terlibat Kecelakaan di Lima Puluh Kota, Satu Orang Tewas

Motor dan Mobil Terlibat Kecelakaan di Lima Puluh Kota, Satu Orang Tewas

12 Agustus 2026

Dua Dosen UIN Bukittinggi Diduga Berzina, Kasusnya Masuk Proses Persidangan

Dua Dosen UIN Bukittinggi Diduga Berzina, Kasusnya Masuk Proses Persidangan

13 Agustus 2026

Truk Cold Diesel Tabrak Dua Motor di Padang Pariaman, Tiga Orang Tewas

Truk Cold Diesel Tabrak Dua Motor di Padang Pariaman, Tiga Orang Tewas

14 Agustus 2026

Informasi

  • Privacy Policy
  • Redaksi & Perusahaan
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Berita

  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Ranah Minang
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau

© 2026 Kabarminang.com  All right reserved

  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Ranah Minang
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Privacy Policy
  • Redaksi & Perusahaan
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

© 2026 Kabarminang.com All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Advertorial
  • Artikel & Opini
  • Bank Nagari
  • DPRD Sumatera Barat
  • Ekonomi & Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pemilu
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Ranah Minang
  • Pilkada
  • Politik
  • PT Semen Padang
  • Ramadhan
  • Tekno
  • Kabar Sumbar
  • Kabupaten Dharmasraya
  • Kabupaten Limapuluh Kota
  • Kabupaten Padang Pariaman
  • Kabupaten Pasaman Barat
  • Kabupaten Sijunjung
  • Kabupaten Solok
  • Kabupaten Solok Selatan
  • Kota Bukittinggi
  • Kota Padang
  • Kota Padang Panjang
  • Kota Pariaman
  • Kota Payakumbuh
  • Kota Solok
  • Kabar Rantau

© 2025 KabarMinang.com.