Kabarminang – Sebanyak 30 wisatawan terjebak di kawasan Air Terjun Langkuik Tinggi, Jorong Nyiur, Nagari Malalak Selatan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Sabtu (10/10/2026). Mereka tidak dapat meninggalkan lokasi setelah debit sungai meningkat akibat hujan deras dan baru berhasil dievakuasi hingga malam hari.
Kapolsek IV Koto, AKP Aiga Putra, mengatakan rombongan tersebut terdiri dari 29 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Sumatera Barat yang sedang menjalani kegiatan magang di Kota Bukittinggi serta seorang pemandu wisata.
Menurut Aiga, rombongan itu tiba di objek wisata Air Terjun Langkuik Tinggi sekitar pukul 10.00 WIB. Awalnya, kegiatan wisata berlangsung seperti biasa hingga hujan deras mengguyur kawasan tersebut sekitar pukul 14.00 WIB.
“Hujan menyebabkan aliran sungai di lokasi meningkat. Kondisi tersebut membuat rombongan tidak dapat menyeberangi sungai untuk meninggalkan kawasan wisata sehingga mereka tertahan di lokasi,” ujar Aiga pada Minggu (11/10/2026).
Setelah menerima informasi dari salah seorang pengunjung yang terjebak, petugas gabungan dikerahkan untuk melakukan evakuasi. Personel yang terlibat berasal dari Polsek IV Koto, Batalyon B Pelopor Padang Panjang, Koramil 09 IV Koto, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), tim pencarian dan pertolongan (SAR), serta masyarakat setempat.
Namun, proses evakuasi tidak dapat langsung dilakukan karena debit sungai masih tinggi. Petugas harus menunggu hingga kondisi air memungkinkan untuk menyeberangkan rombongan dengan lebih aman.
“Kami terpaksa terlebih dahulu menunggu hingga aliran sungai agak surut agar penyeberangan dapat dilakukan dengan lebih aman,” kata Aiga.
Setelah debit air mulai surut, petugas menggunakan bantuan tali untuk menyeberangi sungai dan mengevakuasi para wisatawan secara bertahap. Mereka kemudian dibawa menuju posko yang telah disiapkan.




















