“Mereka diduga tersesat karena kabut asap menghalangi pandangan sehingga tidak dapat melihat arah daratan,” tutur Abdul.
Akibatnya, kata Abdul, kedua perahu berputar-putar di laut hingga kehabisan bahan bakar. Kemudian, katanya, angin yang bergerak ke arah utara diduga membawa mereka hingga ke perairan Sasak.
Setelah ditemukan, kata Abdul, keempat nelayan dievakuasi dan dibawa kembali ke kampung halaman mereka. Ia menginformasikan bahwa keempat nelayan itu tiba di Gasan Gadang pada Kamis (15/10/2026) sekitar pukul 06.00 WIB.




















