“Pencarian hari kedua difokuskan pada dua sektor utama, yakni sektor A dan B, dengan menyisir area radius 570 meter dari titik awal korban tergelincir,” terang Abdul Malik.
Operasi pencarian melibatkan 119 personel gabungan dari berbagai unsur, termasuk Pos SAR Limapuluh Kota, Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), BPBD, pemadam kebakaran, perangkat nagari, dan masyarakat setempat.
“Personel lapangan terdiri dari tim Pos SAR Limapuluh Kota, TNI, Polri, BPBD, Damkar, pihak nagari, serta bantuan dari 80 warga masyarakat,” jelas Abdul Malik.
Setelah ditemukan, jenazah Windy dievakuasi dari aliran sungai menuju posko utama pencarian. Tim evakuasi tiba di posko sekitar pukul 11.45 WIB, kemudian jenazah diserahterimakan untuk dibawa ke rumah duka.
“Tim evakuasi tiba di posko membawa jasad korban pada pukul 11.45 WIB, dan jenazah langsung diserahterimakan untuk dibawa ke rumah duka,” sebut Abdul Malik.
Setelah proses pencarian dan evakuasi selesai, seluruh unsur yang terlibat menggelar rapat evaluasi akhir atau debriefing pada pukul 11.55 WIB. Operasi SAR selanjutnya diusulkan untuk ditutup dan personel dikembalikan ke kesatuan masing-masing.
Abdul Malik menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel gabungan dan masyarakat yang membantu proses pencarian hingga korban ditemukan dan dievakuasi.
“Kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang mendalam kepada seluruh unsur SAR gabungan serta masyarakat yang telah bekerja keras membantu pencarian hingga evakuasi korban selesai,” pungkas Abdul Malik.




















