“Istri pemilik pangkas rambut lari keluar menyelamatkan anaknya yang masih berumur dua bulan, sementara suaminya sedang pergi ke Pariaman,” ucap Evi.
Evi juga menyebut pemilik ruko bernama Isul (47) sempat berusaha menyelamatkan mobil Toyota Calya berwarna putih miliknya meskipun tubuhnya telah mengalami luka bakar.
“Pak Isul lari menyelamatkan mobil Calya putih miliknya meski badannya sudah terkena luka bakar,” tambah Evi.
Kobaran api turut menimbulkan kekhawatiran bagi pemilik usaha di seberang jalan. Evi mengaku takut api menjangkau pom mini yang berada di depan bangunan terbakar dan kemudian merembet ke tokonya.
“Saya sangat takut pom mini di depan bangunan terbakar itu meledak dan menyambar ke toko saya, saluran air bagian atas toko saya bahkan sudah terasa panas,” ungkap Evi.
Dampak kebakaran juga terlihat pada fasilitas di sekitar lokasi. Menurut Evi, sembilan meteran listrik milik ruko di dekat jembatan, tepatnya di seberang bangunan yang terbakar, mengalami kerusakan hingga kacanya pecah.
“Ada sembilan meteran listrik ruko dekat jembatan di seberang bangunan terbakar yang ikut rusak dan kacanya pecah,” jelas Evi.
Berdasarkan data Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, area terdampak kebakaran diperkirakan mencapai 35 x 10 meter persegi. Peristiwa tersebut berdampak pada lima kepala keluarga (KK) atau 22 jiwa. Seluruh penghuni terdampak dilaporkan harus mengungsi, sedangkan Isul mendapatkan penanganan medis akibat luka bakar.





















