Dendi menyebutkan, kebakaran mengakibatkan satu bangunan workshop mengalami kerusakan berat. Berdasarkan perkiraan ukuran bangunan, luas area yang terbakar mencapai sekitar 72 meter persegi.
Sementara itu, kerugian materi akibat kebakaran tersebut ditaksir mencapai Rp144 juta. Namun, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwajib. Hingga operasi pemadaman berakhir, sumber awal api belum diketahui.
Dendi mengimbau pihak sekolah dan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama dengan memastikan kondisi bangunan, instalasi listrik, dan peralatan yang digunakan tetap aman.
Ia juga meminta masyarakat segera menghubungi petugas pemadam kebakaran apabila menemukan api atau tanda-tanda kebakaran agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin.




















