Ia melanjutkan, hingga kini pihaknya juga tetap berkoordinasi dengan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumatera Barat dalam penanganan perkara tersebut.
Ia melanjutkan, dari hasil pemeriksaan sebelumnya, korban diketahui meninggal akibat kurang darah atau anoksia anemik yang disebabkan trauma benda tajam dan trauma benda tumpul. Ia menyebut, pihaknya juga telah memeriksa puluhan saksi serta melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah barang bukti.




















