Kabarminang – Pemerintah Kota Padang mulai menguji coba Layanan Lumpur Tinja Terjadwal (LLTT) di Kelurahan Air Tawar, Kecamatan Padang Utara, Senin (19/10/2026). Program ini bertujuan menjaga fungsi tangki septik warga sekaligus meningkatkan pengelolaan limbah domestik di Kota Padang.
Uji coba yang telah memasuki hari ketiga tersebut dilaksanakan oleh Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pengelolaan Air Limbah Domestik (PALD), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Padang.
Kegiatan itu dihadiri Kepala Bidang Pelaksana Teknis Pengelolaan Air Limbah Domestik Kota Padang, Khairunnas, Pendamping Implementasi LLTT Provinsi Sumatera Barat dari Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Sumatera Barat, Nardi, serta warga penerima layanan, Rina Erlisa.
Program LLTT dirancang untuk mendorong penyedotan lumpur tinja secara berkala dan terjadwal. Langkah ini diharapkan dapat menjaga keberfungsian teknis tangki septik milik masyarakat sekaligus mengoptimalkan operasional Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) yang telah dibangun pemerintah.
Selain meningkatkan kualitas pengelolaan limbah domestik, program tersebut juga diharapkan mendukung pencapaian target sanitasi aman di Kota Padang sebesar 24 persen.
Khairunnas mengatakan, pelaksanaan uji coba LLTT menjadi langkah awal untuk memperluas jangkauan layanan sanitasi berkala bagi masyarakat. Pemerintah berharap program itu dapat berlanjut sehingga semakin banyak warga yang memperoleh layanan penyedotan tangki septik secara teratur.
“Ini merupakan hari ke-3 pelaksanaan uji coba layanan lumpur tinja terjadwal. Ini kami punya pelanggan di Jalan Hamka Kota Padang. Mudah-mudahan ini menjadi program yang berlanjut untuk sanitasi lebih aman,” ujar Khairunnas.
Sementara itu, Nardi mengapresiasi komitmen Pemerintah Kota Padang dan masyarakat dalam mendukung pelaksanaan layanan tersebut. Menurutnya, penyedotan lumpur tinja secara terjadwal diperlukan untuk menjaga fungsi tangki septik penduduk dan infrastruktur pengolahan lumpur tinja.
“Terima kasih kepada masyarakat Kota Padang dan UPTD Pengelolaan Air Limbah Domestik yang telah mampu menyelenggarakan layanan lumpur tinja terjadwal yang tujuannya untuk menjaga keberfungsian teknis tangki septik penduduk dan keberfungsian IPLT infrastruktur yang kita bangun kemudian untuk mencapai angka aman Kota Padang yaitu di 24 persen,” terang Nardi.
Dukungan juga disampaikan Rina Erlisa, salah seorang warga yang menerima layanan penyedotan tangki septik melalui program tersebut. Ia mengapresiasi fasilitasi yang diberikan Pemerintah Kota Padang.
“Hari ini rumah saya telah disedot WC-nya melalui bantuan dari Pemko Padang. Terima kasih kepada Pemko Padang yang telah menyelenggarakan program Layanan Lumpur Tinja Terjadwal,” tutur Rina Erlisa.
Pemerintah Kota Padang turut mengimbau masyarakat agar tidak menunggu hingga tangki septik penuh atau meluap untuk melakukan penyedotan. Warga dianjurkan menjadwalkan penyedotan secara rutin setiap dua hingga tiga tahun sekali.
Melalui penerapan LLTT, pemerintah berharap pengelolaan limbah domestik dapat berjalan lebih teratur, fungsi infrastruktur sanitasi tetap terjaga, dan kualitas lingkungan permukiman di Kota Padang semakin baik.





















