Kabarminang – Pergerakan dolar Amerika Serikat terhadap rupiah kembali menguat pada perdagangan Kamis (1/10/2026) pagi. Data Google Finance menunjukkan pasangan mata uang USD/IDR berada di level Rp17.936.
Angka tersebut tercatat naik 0,14 persen atau sebesar Rp25,35 dibandingkan posisi penutupan sebelumnya yang berada di level Rp17.910,65.
Data Google Finance yang terlihat pada pukul 02.52.19 UTC atau sekitar 09.52 WIB itu menunjukkan dolar kembali bergerak naik setelah sebelumnya sempat mengalami pelemahan dalam pergerakan intraday.
Pada grafik pergerakan satu hari, USD/IDR sempat bergerak turun ke kisaran Rp17.890-an. Setelah itu, pergerakan berbalik naik dan secara bertahap kembali mendekati level Rp17.940.
Penguatan tersebut membawa posisi dolar ke level Rp17.936, hanya beberapa rupiah di bawah area Rp17.940 yang terlihat pada grafik Google Finance.
Dengan posisi tersebut, dolar kembali berada di atas level Rp17.900. Pergerakan ini juga menunjukkan perubahan dari posisi sebelumnya yang sempat melandai pada awal pergerakan hari tersebut.
Secara keseluruhan, grafik satu hari memperlihatkan pergerakan USD/IDR yang cukup dinamis. Setelah bergerak di bawah Rp17.900, dolar kemudian kembali menguat hingga berada di kisaran Rp17.930-an.
Hingga data tersebut tercatat, dolar masih menunjukkan penguatan 0,14 persen terhadap rupiah. Sementara itu, posisi penutupan sebelumnya yang ditampilkan Google Finance berada pada Rp17.910,65.
Pergerakan tersebut membuat level Rp18.000 kembali menjadi angka psikologis yang berada tidak jauh dari posisi dolar saat ini. Namun, berdasarkan data pada tangkapan layar tersebut, USD/IDR masih berada Rp64 di bawah Rp18.000.
Untuk sementara, data Google Finance menunjukkan satu hal yang jelas: dolar yang sempat melandai kembali bergerak naik dan bertahan di kisaran Rp17.900-an.




















