“Sewaktu korban berdiri di pinggir jalan itu, mobil BMW melaju kencang di jalan lajur kiri dari arah pasar Payakumbuh menuju Koto Nan Ampek. Kemudian tiba–tiba mobil itu hilang kendali, lalu menabrak korban,” ujarnya.
Karena kecelakaan itu, kata Yuliarman, kepala korban terbentur, dahinya luka robek, tangan kiri patah, kaki kanan dan kiri patah. Ia mengatakan bahwa korban dibawa ke RSUD dr. Adnaan WD Payakumbuh. Sementara itu, katanya, BMW bernomor polisi BA 312 rusak sedang pada bagian bodi depan dan kanan dengan nilai kerugian sekitar Rp50 juta.
Yuliarman menginformasikan bahwa Dasril merupakan warga RT 001 RW 005, Kelurahan Nunang Daya Bangun, Kecamatan Payakumbuh Barat, Payakumbuh, sehari-hari bekerja memulung sampah. Sementara itu, katanya, Rafee Akhtar Azmi merupakan warga Jalan Tan Malaka, RT 002 RW 002, Kelurahan Napar, Kecamatan Payakumbuh Utara, Payakumbuh. Ia menyebut bahwa pengemudi mobil itu berstatus mahasiswa.
Yuliarman mengatakan bahwa Rafee Akhtar Azmi tidak dalam pengaruh alkohol saat mengemudi dini hari itu. Ia menyebut bahwa sopir tersebut pulang nongkrong dari kafe bersama dua temannya, yang menumpang mobil tersebut.















