- Pada 13 Juni 2020 di Nagari Gantung Ciri, Kabupaten Solok, seekor harimau memasuki perkebunan warga di kawasan DAS Batang Lembang yang berada dekat Hutan Lindung dan Taman Nasional Kerinci Seblat.
- Pada 28 Juni 2020 di Nagari Gantung Ciri, Kabupaten Solok, keberadaan satwa dilindungi kembali terdeteksi setelah pasangan harimau diduga masih beraktivitas di wilayah tersebut.
- Pada 22 Juni 2023 di Nagari Binjai, Kecamatan Tigo Nagari, Kabupaten Pasaman, seekor harimau memangsa ternak warga di kawasan DAS Batang Sumpur karena jalur jelajahnya beririsan dengan aktivitas masyarakat.
- Pada 16–17 September 2023 di Nagari Persiapan Batang Lolo, Kabupaten Solok Selatan, konflik serupa kembali terjadi yang dipicu tingginya interaksi masyarakat di jalur lintasan harimau.
- Pada 22 November 2025 di Nagari Koto Tabang, Kabupaten Agam, seekor anak harimau ditemukan dalam kondisi terjerat akibat maraknya pemasangan jerat babi di kawasan koridor Maninjau.
- Pada Januari 2026 di Nagari Pasia Laweh, Kabupaten Agam, harimau kembali muncul di kawasan pertanian karena wilayah tersebut merupakan salah satu lintasan alami yang tersisa.
- Pada April 2026 di Nagari Koto Sani, Kabupaten Solok, jejak keberadaan harimau ditemukan di areal persawahan.
- Pada Mei 2026 di Nagari Matua Hilia, Kabupaten Agam, harimau muncul mendekati permukiman warga akibat fragmentasi hutan di sekitar Cagar Alam Maninjau yang semakin parah.
- Pada Mei 2026 di Koridor RIMBA Nagari Koto Rantang, Kabupaten Agam, konflik kembali terjadi hingga petugas memasang kandang jebak untuk menyelamatkan harimau dan mengurangi risiko konflik dengan warga.
halaman 2 dari 2















